Suryamu

Inspirasi,Motivasi,Pendidikan dan Pengetahuan

Tampilkan postingan dengan label Ensiklopedia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ensiklopedia. Tampilkan semua postingan

Kamis, 25 Maret 2021

PENTINGNYA PENDIDIKAN KARAKTER

Download Kartun Anak Muslim Ceria CDR - Lembar Vector 

Mendidik dan mengajarkan anak tidak hanya berpaku pada materi pendidikan secara formal, seperti membaca, menulis, atau berhitung.

Namun, juga perlu diiringi dengan pendidikan karakter sehingga kecerdasaan anak diiringi dengan pribadi yang baik. Jika biasanya pendidikan formal bisa didapatkan melalui sekolah, pendidikan karakter ini biasanya perlu diberikan baik dari guru maupun orangtua.

Pendidikan karakter pada anak merupakan proses pembentukkan karakter yang memberikan dampak positif terhadap perkembangan emosional, spiritual, dan kepribadian. Oleh karena itu, pendidikan karakter berperan penting pada bagaimana anak bersikap dan menjalani kehidupan mereka.

Jika pendidikan karakter anak sudah kuat, anak akan tumbuh dan berkembang dengan tangguh, mandiri, aktif, dan kreatif.

1. Jenis pendidikan karakter

Pendidikan karakter mencerminkan perilaku dan nilai-nilai baik yang dianut anak. Nilai-nilai tersebut meliputi sifat religius, jujur dalam perkataan maupun perbuatan, toleransi terhadap perbedaan, disiplin, taat, dan tertib pada peraturan.

Selain itu, pendidikan karakter juga mencakup kreatif, mandiri, bersahabat, peduli lingkungan serta sosial, dan inovatif. Nilai-nilai pendidikan karakter pada anak ini berguna untuk mengembangkan potensi baik untuk diri sendiri maupun kehidupan di lingkungan sekitar.

Nilai-nilai baik dalam karakter ini tidak hanya didapatkan melalui didikan orangtua saja, tetapi juga peran guru di sekolah. Selain itu, juga dapat diperoleh dari beragam aktivitas yang positif, seperti musik, olahraga, dan lain-lain.

2. Cara mendidik karakter anak

Menurut Dr. Irina Amongpraja, selaku pendiri Sekolah Kami saat ditemui pada “Seremoni Serah Terima Donasi Cinta Anak Negeri Blibli.com” Rabu (5/2/2020), “Dalam mendidik karakter anak, gunakan hati nurani dan penuh kasih sayang. Misalnya, dengan mengajari mereka untuk bersikap santun pada orang lain dan beri pengetahuan kebersihan diri serta lingkungan,”

Cara mendidiknya pun tidak seperti guru di sekolah, sebaiknya ajari anak dengan melakukan aktivitas atau praktik langsung. Jika mengajari mereka sopan santun, orangtua sebaiknya memulai dengan membiasakan anak untuk mengucapkan salam atau sapan, serta kata tolong dan terima kasih pada orang lain.

Orangtua juga bisa memberikan pelajaran kebersihan diri serta lingkungan dengan mengikutsertakan anak pada kegiatan di rumah, seperti membereskan mainan dan membuang sampah pada tempatnya. Dengan memberi pelajaran dari hal-hal kecil tersebut anak pasti akan terbiasa dan nilai-nilai baik tertanam dalam diri mereka.

3. Peran orangtua dalam karakter anak

Dr. Irina Amongpraja menjelaskan, “Mengajarkan matematika atau mata pelajaran lain mungkin bisa ditempuh dengan cukup mudah dalam jangka waktu tertentu. Namun, pendidikan karakter tidak. Pendidikan karakter anak tidak dapat dipaksakan karena memerlukan waktu yang cukup lama. Dimulai dari kebiasaan dan pola asuh terutama orangtua.”

Hal ini karena Mama dan Papa merupakan orang yang paling sering dan berperan dalam tumbuh kembang anak dari lahir. Kehidupan yang paling dekat dengan si Kecil juga dimulai dari rumah.

Anak akan memiliki karakter sesuai dengan pola asuh orangtua. Jika orangtua sudah tepat memberikan pembelajaran dan pengetahuan biasanya anak dapat tumbuh dengan baik. Begitu pun sebaliknya.

Jadi, perhatikan dengan cermat pendidikan yang diterapkan pada anak ya, 

 https://www.instagram.com/sditalfurqoon.klaten/

https://www.facebook.com/home.php

Sabtu, 10 Desember 2011

Konsentrasi agar kita bisa sukses

Yuk Konsentrasi agar kita bisa sukses

Dalam beberapa hari ini saya dituntut dengan kegiatan pekerjaan yang agak padat, sehingga dituntut untuk dapat berkonsentrasi penuh untuk mendapatkan hasil yang maksimal. yah saat ini sedang mempelajari dan mengimplementasi JSOX Sistem (Sebuah Regulasi baru di jepang tentang penerapan sistem
internal control atas laporan keuangan), tapi permasalahannya terkadang konsentrasi itu terganggu karena adanya hal-hal lain yang harus diselesaikan dalam waktu yang bersamaan.

Dalam mengerjakan sesuatu, dalam menggapai mimpi, menggapai sukses kita akan dituntut dengan konsentrasi yang tinggi, mengapa konsentrasi dibutuhkan. Kemampuan kita dalam berkonsentarsi akan mempengaruhi kecepatan dalam menangkap materi yang kita butuhkan. Seorang pelajar / mahasiswa yang punya kemampuan bagus dalam berkonsentrasi akan lebih cepat bisa menangkap materi
yang seharusnya ia serap. Seorang karyawan yang bisa berkonsentrasi, ia akan cepat menangkap (menguasai) berbagai jenis keahlian yang ia butuhkan.

1. Konsentrasi, adalah sumber kekuatan. Apa hubungannya antara konsentrasi dengan kekuatan? Satu dari sekian penjelasan yang bisa menggambarkannya itu adalah cara kerja pikiran. Konon, pikiran kita akan bekerja berdasarkan "ingat" dan "lupa". Pikiran kita tidak bisa bekerja untuk lupa dan untuk ingat dalam satu waktu. Lupa dan ingat akan dilakukan secara bergantian dalam tingkat kecepatan yang sangat maha super. Kalau anda ingat kebaikan orang, saat itu juga kita melupakan kejelekannya. Sebaliknya, kalau kita
mengingat kejelekannya, maka saat itu juga kita melupakan kebaikannya. Teori Neouroscience- nya mengatakan bahwa otak manusia ini berubah sesuai dengan penggunaan. Kemana kita mengarahkan konsentrasi akan diikuti dengan perubahan struktur fisik otak itu (Neuroscience, Funderstanding, 1998-2001)

2.Konsentrai meningkatkan ketahanan. Kaitan konsentrasi dengan katahanan seseorang terletak pada porsi dan frekuensinya. Kalau pikiran ini lebih sering kita gunakan untuk mengingat atau melihat hal-hal positif dari diri kita, dari keadaan dan dari orang lain di sekitar kita, maka kesimpulan yang tercetak di dalam diri kita adalah kesimpulan positif. Kalau sudah kesimpulan ini yang terbentuk, maka energi yang muncul adalah energi positif. Kekuatan dalam menghadapi kerasnya kenyataan hidup ini terkait dengan energi positif.

ketika kita gagal, Jika yang kita ingat dan yang kita lihat adalah sisi-sisi yang mengecewakan dari kegagalan itu dan dari keadaan itu, maka sekuat apapun fisik kita pasti akan terasa berat untuk melangkah ke opsi lain. Akan beda rasanya ketika kita masih bisa melihat opsi dan alternatif lain atau bisa mengingat-ingat tujuan hidup kita dalam potret yang lebih besar (perspektif jangka panjang).

Meski kegagalan itu tetaplah kegagalan, tetapi energi yang keluar dari diri kita berbeda. Yang satu menambah kekuatan dan yang satunya malah mengurangi kekuatan. Untuk bisa mengingat yang positif, untuk bisa cepat melupakan hal yang negatif, dan untuk bisa melihat yang positif, tentu ini terkait dengan
kemampuan berkonsentrasi. Mahatma Gandhi menggunakan teknik "ingat" dan "lupa" untuk memperkuat perjuangannya. Ketika dirinya hampir mau putus asa menghadapi penjajahan, Gandhi kemudian memprogram pikirannya untuk ingat bahwa perjuangan menegakkan kebenaran itu selalu akan berakhir menang meski kelihatannya kalah di babak awal.

Dengan kata lain, ketahanan seseorang itu tidak semata-mata terkait dengan kekuatan fisiknya. Bukti-bukti yang ada lebih sering menunjukkan bahwa ketahanan itu terkait dengan kemana seseorang memfokuskan konsentrasinya. Konsentrasi, karena itu disebut sumber kekuatan. Kalau anda melihat kesulitan sebagai sebagai kesulitan, ini rasanya seperti bara api. Tapi kalau kita melihat kesulitan sebagai rangkaian yang terpisahkan dari tujuan yang kita inginkan, ini rasa-batinnya akan beda. Kesulitan di sini kita
anggap sebagai tantangan bukan sebagai tekanan.

3. Keseimbangan
Semakin bagus kemampuan Anda dalam berkonsentrasi, maka semakin cepat Anda bisa menangkap signal dari dalam diri tentang apa yang kurang, apa yang kebablasan, apa yang perlu dilakukan atau apa yang  erlu dihindari, apa yang baik dan apa yang tidak baik. Dengan ini semua maka hidup kita cepat seimbang atau stabil. Sopir yang punya kemampuan berkonsentrasi bagus akan tajam sensitivitasnya. Kalau membaca penjelasan para ahli seputar Kecerdasan Multiple (Multiple Intelligence) , konsentrasi ini terkait dengan apa yang mereka sebut dengan istilah Intra-personal intelligence, yaitu: kemampuan seseorang untuk bisa "connect" dengan dirinya

Sebenarnya tidaklah mudah untuk bisa mempertahankan konsentrasi dengan baik. Ada banyak hal yang dapat membuat konsentrasi seseorang melemah ataupun menjadi pecah, dan akhirnya setiap karya seseorang tidak memberikan hasil yang maksimal. Agar konsentrasi bisa tetap terjaga, bbeberapa hal bisa kita lakukan

-Sebelum kita mulai melakukan aktivitas, sedapat mungkin hindarilah hal-hal yang dapat mengganggu konsentrasi kita
-Cobalah bersikap tenang dan melupakan semua masalah yang kita hadapi sebelumnya. Kita bisa meluangkan waktu sejenak untuk kembali menstabilkan emosi kita
-Buang jauh-jauh semua hal negatif yang dapat mengganggu pikiran kita. Kalimat-kalimat negatif seperti "Saya takut" atau "Saya takut gagal" sebaiknya dibuang jauh-jauh karena hanya akan mematikan motivasi dan mengurangi semangat kita dalam bekerja. Percayalah pada semua kemampuan dan potensi yang ada dalam diri kita dan hadapilah semua tugas kita dengan rasa yang optimis
-Jangan sampai kita merasa bosan, karena hal itu hanya akan membuat pikiran melayang tak tentu arah dan akhirnya justru menghilangkan konsentrasi kita sama sekali. Untuk itu, buatlah jeda selama beberapa menit saat bekerja dengan cara melakukan hal lain yang berbeda dengan apa yang kita kerjakan
sebelumnya.

Terkadang kita sulit untu berkonsentrasi apa yang menyebabkan kita sulit erkonsentrasi menurut saya adalah sebau berikut:
  1. Emosi tidak stabil
Berbagai studi telah mengungkap bahwa stress, distress, depresi dan lain-lain bisa merusak memori (impaired memory) dan konsentrasi (inability to concentrate) . Kalau kita kembalikan ke awal (akar), munculnya berbagai gangguan mental itu terkait dengan persoalan pola hidup sehat (positif). Ini sepertinya sudah semacam "hukum alam". Semakin banyak pikiran negatif, sikap negatif, atau tindakan negatif yang kita biarkan, ya semakin rentan kita terhadap berbagai gangguan itu. Apa ada orang yang selalu positif? Tentu tidak ada. Yang membedakan adalah kemampuan "membersihkan" diri. Konon,
60-75 % penyakit fisik itu terkait dengan soal pikiran yang tidak sehat.

  1. Kekosongan emosi
Seseorang yang tidak punya tujuan hidup, tidak punya mimpi hidup, apa tujuan besar hidupnya, apa program-program pribadinya untuk mencapai target itu, akan cenderung mudah merasa kosong batinnya, hambar hidupnya, atau kecil kepeduliaannya terhadap kehidupannya. konsentrasi sukses pun rendah. Peduli akan memunculkan kemauan yang keras. Kemauanlah yang membuat hidup kita
dinamis, selalu terisi dari waktu ke waktu.

  1. Mengatur pikiran
Konon menurut ilmunya, pikiran kita itu memproduksi 60.000 �Can percikan pemikiran (thought) dalam setiap harinya. Jumlah yang sebanyak itu tentu ada yang melawan dan ada yang mendukung. Nah, supaya bisa mendukung, maka dibutuhkan manajemen. Salah satu unsur manajemen yang paling mendasar di sini adalah kemampuan menangkap (catching). Menangkap di sini maksudnya kita mengetahui apa yang dikerjakan oleh pikiran kita. Kita menyadari apa yang sedang dipikirkan oleh pikiran kita.K konsentrasi kita bisa rusak lantaran kita tidak cepat mengetahui dan menyadari apa yang sedang dipikirkan oleh pikiran kita.

Dalam konsentrasi, kita mengumpulkan semua energi yang terpencar untuk fokus hanya kepada satu hal. Apabila kita benar - benar menguasainya, konsentrasi memiliki manfaat yang luar biasa terhadap hidup kita.
Konsentrasi dapat meningkatkan produktivitas dan memberikan ketenangan pikiran. dan dalam berkonsentrasi dapat dilakukan dengan salah satu tips berikut:

  1. Fokus
Konsentrasi berarti kita dapat memfokuskan pikiran kepada satu hal. Konsentrasi mencakup konsentrasi dalam tulisan dan menyelesaikan masalah. Apapun aktivitas kita, criteria yang paling penting adalah untuk fokus, konsentrasi dan atentif kepada aktifitas yang sedang berlangsung.
Konsentrasi akan menjadi tidak berarti apabila kita diganggu oleh beberapa hal lain pada saat yang bersamaan. Untuk dapat berkonsentrasi, kita harus berhenti mencoba melakukan beberapa hal pada saat yang sama.. Apabila kita dapat fokus, kita akan bisa mendapatkan intensitas luar biasa


  1. Perjelas Tujuan Anda
Tujuan di sini banyak kegunaannya. Selain akan menjadi bimbingan, ia pun bisa mendinamiskan hidup. Dikatakan bimbingan karena kita tidak bisa menyuruhkan pikiran ini berkonsentrasi kalau tidak ada sasarannya. Target adalah sasaran untuk dipikirkan oleh pikiran kita. Pikiran yang kita gunakan
untuk memikirkan sasaran demi sasaran akan membuat hidup dinamis. Orang yang hidupnya dinamis dengan target-target yang dimiliki akan jauh dari gangguan dan kekosongan emosi.
Jadi, beri tugas pada pikiran untuk memikirkan sasaran, program atau target yang Anda buat.

  1. belajar Mengontrol Pikiran
Batu sandungan yang utama terhadap konsentrasi adalah gangguan yang tidak diinginkan yang muncul dalam pikiran kita. Gangguan ini akan menghalangi usaha kita untuk mencapai konsentrasi penuh. Solusi satu - satunya adalah belajar untuk mengontrol dan menenangkan pikiran kita. Hal pertama yang harus diperhatikan adalah kita tidak memiliki pilihan untuk menerima ato menolak pikiran; jangan sampai kita merasa menjadi korban dari pikiran kita sendiri. Hal kedua adalah kita harus mengawasi pikiran kita secara sadar dan mencegah diri kita agar tidak terpengaruh gangguan apapun yang dapat mempengaruhi konsentrasi kita. Pada saat kita memulai suatu project, sangatlah mudah untuk bermimpi dan kehilangan fokus. Yang kita butuhkan adalah ketekunan untuk berkonsentrasi tanpa pikiran yang mengganggu. Apabila kita memiliki keinginan itu, konsentrasi akan menjadi lebih mudah.

  1. Sering-sering berkomunikasi dengan diri sendiri
Ini misalnya meditasi (bukan menyendiri). meditasi di sini maksudnya Anda memberi ruang dan kesempatan untuk diri sendiri supaya berbicara dengan diri sendiri, self-dialog, self-talk, meditasi, evaluasi, koreksi, refleksi, dan lain-lain. Ini berarti kita tidak perlu ke gunung untuk menyepi. Menyepi dalam pengertian yang luas bisa kita lakukan di tengah keramaian, misalnya di kampus, di kendaraan umum, di perpustakaan, dan lain-lain. Yang penting esensinya di sini adalah kita "ingat" pada diri kita, memikirkan diri kita, memikirkan target kita, memikiran apa yang sudah kita lakukan. Banyak orang yang hampir tidak pernah memikirkan dirinya dalam arti yang positif. Dari pagi sampai malam yang dipikirin orang lain, ingat orang lain, ngobrol ke sana ke mari tentang orang lain, dan seterusnya. Mestinya yang bagus adalah seimbang.

  1. Tingkatkan kepedulian
Kenapa peduli ini penting? Alasannya, ketika kita menolak peranan yang seharusnya kita lakukan berdasarkan status kita, maka yang muncul adalah konflik di batin, stress, depresi, distress, dan lain-lain. Ini biasanya diikuti oleh rombongannya, katakanlah seperti: keinginan yang tidak realistis dan akurat, pikiran yang tidak jelas fokus dan sasarannya, hasil yang tidak pasti, munculnya pikiran-pikiran negatif terhadap diri sendiri, terhadap orang lain dan terhadap keadaan.

  1. Perhatikan Kondisi Fisik
Kekuatan konsentrasi bergantung kepada kondisi fisik kita. Apabila kita merasa lelah atau kurang sehat, konsentrasi akan menjadi lebih sulit. Konsentrasi tentu saja masih dapat dilakukan, hanya saja akan menjadi lebih sulit. namun kita harus mencoba membuat hidup lebih mudah untuk diri kita sendiri; kita harus memberikan prioritas kepada kesehatan kita – cukup tidur, jaga tubuh agar tetap fit. Olahraga membantu kita untuk meningkatkan konsentrasi. Mengurangi berat badan, menjernihkan pikiran dan menciptakan dinamisme juga akan sangat membantu. Apabila Anda merasa sulit untuk berkonsentrasi, kami menyediakan solusinya; tubuh yang sehat dan olahraga dijamin akan membantu meningkatkan kekuatan konsentrasi.

Meski kita sering mengasosiasikan konsentrasi itu dengan cara kerja pikiran, tetapi kalau perasaan kita terluka atau terganggu, akibatnya pikiran juga terganggu. Banyak hal yang tidak bisa kita pikirkan dan tidak bisa kita lakukan dengan bagus karena kita sedang menyimpan perasaan yang tidak bagus.

Apapun yang kita kerjakan, ataupun kita ingkinkan dengan meningkatkan konsentrasi maka kita akan lebih mudah dalam melakukannya. dan berlatih konsentrasi adalah sebuah langkah awal untuk menggapai sukses,dengan konsentrasi hal kita akan bisa melakukan sesuatu sesuai dengan pengharapan kita.

Rabu, 30 November 2011

Terumbu Karang, Hewan atau Tumbuhan?

Pertanyaan ini sangat sering saya lontarkan di setiap saya memulai
menjalani tugas, baik sebagai dosen, mentor atau fasilitator/trainer
diberbagai kesempatan. Sebagai contoh di kesempatan saya membawa
siswa-siswi dari Sekolah Pelita Harapan ke Pulau Pari, Kepulauan Seribu,
Jakarta beberapa waktu yang lalu. Sebelum memulai kegiatan, saya
memberikan kuis dan salah satu pertanyaannya apakah terumbu karang
termasuk golongan hewan atau tumbuhan.

Seperti dugaan saya, lebih dari 90% peserta menjawab tergolong tumbuhan.
Sangat miris memang dengan kenyataan ini, terlebih kita berada di pusat
keanekaragaman terumbu karang tertinggi di dunia , Coral Triangle.
Dengan lebih 17.000 pulau yang membentang dari Sabang sampai Merauke,
dan diperkirakan luas terumbu karang lebih dari 60.000 km2.

*Terumbu karang: Hewan**//*

Terumbu karang terdiri dari dua kata, yaitu terumbu dan karang. Terumbu
adalah endapan zat kapur hasil metabolisme dari ribuan hewan karang.
Jadi dalam seonggok batuan terumbu itu, terdapat ribuan hewan karang
yang hidup di dalam celah kecil yang disebut polip. Hewan karang ini
bentuknya renik dan melakukan kegiatan pemangsaan terhadap berbagai
mikro organisme lainnya yang melayang pada malam hari. Terumbu karang
bertumbuh dan berkembang sangat lambat. Berdasarkan hasil transplantasi
karang beberapa jenis memperlihatkan hanya sekitar 1 cm per bulan.
Sebagian besar karang hanya hidup di iklim tropis.

Hewan-hewan yang karang ini bersimbiosis dengan alga /Zooxanthellae/.
Alga inilah memberikan nuansa warna terhadap karang. Jika kita
melihatnya pada saat snorkeling atau menyelam, atau bahkan hanya
melihatnya di SeaWorld, terdapat banyak macam warna, hijau, pink, biru
orange ungu dan masih banyak lagi lainnya. Hewan karang ini berkerabat
dengan Ubur-ubur.

Nah kalau ubur-ubur tak berwarna karena tidak adanya simbiosis tersebut.
Seperti halnya ubur-ubur, hewan karang juga memiliki zat penyengat.
Bahkan beberapa diantaranya berbahaya. Namun perlu dipahami, terumbu
karang sangat sensitif terhadap gangguan pencemaran dan aktivitas yang
merusak. Diprelukan puluhan bahkan ratusan tahun untuk berkembang dan
membentuk koloni yang kompak. Keberadaan terumbu karang ini dimanfaatkan
oleh berbagai biota lainnya di laut, salah satunya ikan.

Selasa, 29 November 2011

10 Gejala Pemanasan Global

Ada yang bilang pemanasan global itu hanya khayalan para pecinta
lingkungan. Ada yang bilang itu sudah takdir. Ilmuwan juga masih pro dan
kontra soal itu. Yang pasti, fenomena alam itu bisa dirasakan dalam 10
kejadian berikut ini. Dan yang pasti ini bukan imajinasi belaka, sebab
kita sudah mengalaminya.

* Kebakaran hutan besar-besaran

Bukan hanya di Indonesia, sejumlah hutan di Amerika Serikat juga ikut
terbakar ludes. Dalam beberapa dekade ini, kebakaran hutan
meluluhlantakan lebih banyak area dalam tempo yang lebih lama juga.
Ilmuwan mengaitkan kebakaran yang merajalela ini dengan temperatur yang
kian panas dan salju yang meleleh lebih cepat. Musim semi datang lebih
awal sehingga salju meleleh lebih awal juga. Area hutan lebih kering
dari biasanya dan lebih mudah terbakar.

* Situs purbakala cepat rusak

Akibat alam yang tak bersahabat, sejumlah kuil, situs bersejarah, candi
dan artefak lain lebih cepat rusak dibandingkan beberapa waktu silam.
banjir, suhu yang ekstrim dan pasang laut menyebabkan itu semua. Situs
bersejarah berusia 600 tahun di Thailand, Sukhotai, sudah rusak akibat
banjir besar belum lama ini.

* Ketinggian gunung berkurang

Tanpa disadari banyak orang, pegunungan Alpen mengalami penyusutan
ketinggian. Ini diakibatkan melelehnya es di puncaknya. Selama ratusan
tahun, bobot lapisan es telah mendorong permukaan bumi akibat
tekanannya. Saat lapisan es meleleh, bobot ini terangkat dan permukaan
perlahan terangkat kembali.

* Satelit bergerak lebih cepat

Emisi karbon dioksida membuat planet lebih cepat panas, bahkan berimbas
ke ruang angkasa. Udara di bagian terluat atmosfer sangat tipis, tapi
dengan jumah karbondioksida yang bertambah, maka molekul di atmosfer
bagian atas menyatu lebih lambat dan cenderung memancarkan energi, dan
mendinginkan udara sekitarnya. Makin banyak karbondioksida di atas sana,
maka atmosfer menciptakan lebih banyak dorongan, dan satelit bergerak
lebih cepat.

* Hanya yang Terkuat yang Bertahan

Akibat musim yang kian tak menentu, maka hanya mahluk hidup yang kuatlah
yang bisa bertahan hidup. Misalnya, tanaman berbunga lebih cepat tahun
ini, maka migrasi sejumlah hewan lebih cepat terjadi. Mereka yang
bergerak lambat akan kehilangan makanan, sementar mereka yang lebih
tangkas, bisa bertahan hidup. Hal serupa berlaku bagi semua mahluk hidup
termasuk manusia.

* Pelelehan Besar-besaran

Bukan hanya temperatur planet yang memicu pelelehan gununges, tapi juga
semua lapisan tanah yang selama ini membeku. Pelelehan ini memicu dasar
tanah mengkerut tak menentu sehingga menimbulkan lubang-lubang dan
merusak struktur seperti jalur kereta api, jalan raya, dan rumah-rumah.
Imbas dari ketidakstabilan ini pada dataran tinggi seperti pegunungan
bahkan bisa menyebabkan keruntuhan batuan.

* Keganjilan di Daerah Kutub

Hilangnya 125 danau di Kutub Utara beberapa dekade silam memunculkan ide
bahwa pemanasan global terjadi lebih “heboh” di daerah kutub. Riset di
sekitar sumber airyang hilang tersebut memperlihatkan kemungkinan
mencairnya bagian beku dasar bumi.

* Mekarnya Tumbuhan di Kutub Utara

Saat pelelehan Kutub Utara memicu problem pada tanaman danhewan di
dataran yang lebih rendah, tercipta pula situasi yang sama dengan
saatmatahari terbenam pada biota Kutub Utara. Tanaman di situ yang dulu
terperangkap dalam es kini tidak lagi dan mulai tumbuh. Ilmuwan
menemukan terjadinya peningkatan pembentukan fotosintesis di sejumlah
tanah sekitar dibanding dengan tanah di era purba.

* Habitat Makhluk Hidup Pindah ke Dataran Lebih Tinggi

Sejak awal dekade 1900-an, manusia harus mendaki lebihtinggi demi
menemukan tupai, berang-berang atau tikus hutan. Ilmuwan menemukan bahwa
hewan-hewan ini telah pindah ke dataran lebih tinggi akibat pemanasan
global. Perpindahan habitat ini mengancam habitat beruang kutub juga,
sebab es tempat dimana mereka tinggal juga mencair.

* Peningkatan Kasus Alergi

Sering mengalami serangan bersin-bersin dan gatal di matasaat musim
semi, maka salahkanlah pemanasan global. Beberapa dekade terakhir kasus
alergi dan asma di kalangan orang Amerika alami peningkatan. Pola
hidupdan polusi dianggap pemicunya. Studi para ilmuwan memperlihatkan
bahwa tingginya level karbondioksida dan temperatur belakangan inilah
pemicunya. Kondisi tersebut juga membuat tanaman mekar lebih awal dan
memproduksi lebih banyak serbuk sari.